GURU PAI DI DIKLAT OLEH BALAI DIKLAT KEAGAMAAN
MANADO
Peningkatan
kompetensi guru salah satunya dapat ditempuh melalui pendidikan dan pelatihan
(diklat), Diklat merupakan bentuk perhatian lembaga agar ASN memiliki
kompetensi standar sehingga mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar.
Adapun tujuan diselengarakannya diklat yakni untuk meningkatkan pengetahuan.
keahlian, keterampilan, dan sikap mental peserta diklat sehingga dapat
melaksanakan tugas dan fungsinya.
Guru di tuntut
untuk melakukan inovasi, hal ini yang dilakukan oleh perwakilan guru Pendidikan
Agama Islam yang dipercayakan oleh Kementerian Agama Kota Gorontalo untuk
mengikuti kegiatan Diklat Substantif Guru Pendidikan Agama Islam jenjang SMP di
Balai Diklat Keagamaan Manado, mulai Tanggal 06 s/d 11 Maret 2018, Alhamdulillah
Kota Gorontalo diwakili oleh 3 (tiga) orang Guru Pendidikan Agama Islam, diantaranya
: 1. Bapak Sutarjo Paputungan, M.Pd.I
(SMP Negeri 2 Gorontalo), 2.
Bapak Djalaludin Hulinggi, S.Ag (SMP
Negeri 6 Gorontalo), 3. Ibu Sri Yeni Bolota, M.Pd.I, (SMP Negeri 1 Gorontalo). yang di ikuti oleh 3 (Tiga) Provinsi yakni
Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Maluku Utara,
keseluruhan peserta berjumlah 29 orang Guru Pendidikan Agama Islam,
Alhamdulillah
kami mendapat materi mata Diklat yang menarik dan sangat substantif di
antaranya Analisis SKL, KI, KD dan Indikator, yang di sampaikan oleh Bapak
Muhammad Anwar, M.Pd, Materi Diklat Tahsin Tilawah Al-Quran, serta Al-Quran dan
Hadist dari Bapak Drs, H. Rusli, M.Si, dan juga materi Diklat Sejarah
perjuangan Nabi Muhammad SAW, periode Mekah dan Madinah. Tidak kalah penting
adalah kegiatan praktek mengajar Mikro Teaching
yang diperankan oleh semua peserta diklat. Alhamdulillah selama kegiatan kami
peserta diklat semuanya sehat wal-afiat, karena kegiatan Diklat di Balai Diklat
Keagamaan Manado sangat menyenangkan, dan semuanya di ikuti dengan penuh
semangat serta kegembiraan, karena Guru Pendidikan Agama Islam punya Slogan
Guru PAI, YES…
Guru PAI, BISA…
Guru PAI, SEMANGAT...
By: Sutarjo Paputungan, M.Pd.I
GPAI SMP Negeri
2 Gorontalo







0 comments:
Post a Comment