Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan melaksanakan kegiatan “Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2022 (Region 2)” di Hotel Horison Ciledung Tangerang, Banten, mulai tanggal 20 s.d 22 April 2022, Kegiatan ini diikuti oleh 7 orang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Gorontalo yang terdiri dari 3 orang dari Kanwil masing-masing (Sutarjo Paputungan Tim Teknis Helpdesk Kanwil Agama Provinsi Gorontalo, Ismunandar Ishak, Tim Teknis Helpdesk Kanwil Agama Provinsi Gorontalo, Prayogi Ibrahim Tim Teknis Helpdesk, Kabupaten Gorontalo) dan Undangan Khusus dari Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yakni Bapak Sujianto Tim Fasilitator Teknis Nasional, serta tiga orang perwakilan dari Dikbudpora Provinsi Gorontalo diantaranya Bapak John Rizal Adam, Kurniawan Litti, dan Hariyanto Is Noor.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asrijanty, Pd,D, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan dalam sambutanya “Asrijanty ” menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi terkait kebijakan dan mekanisme pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2022 kepada pelaksana tingkat provinsi diantaranya meliputi tiga unsur yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survey Karakter, dan Survey Lingkungan Belajar. Lebih lanjut Asrijanty menjelaskan bahwa AKM merupakan instrumen untuk mengukur aspek kognitif peserta didik yaitu kemampuan literasi membaca dan numerasi, sedangkan Survey Karakter ditujukan untuk mengukur aspek non kognitif peserta didik dan Survey Lingkungan Belajar yang bisa diakses lewat laman Survei Lingkungan Belajar http://dashboardslb.kemdikbud.go.id, ditujukan untuk mengukur aspek non kognitif berdasarkan perspektif peserta didik, guru dan kepala sekolah/madrasah.
Ditempat yang sama Ketua Panitia R. Putra Maha Muda, menjelaskan bahwa Asesmen Nasional dilaksanakan Tahun 2022 bagi seluruh satuan pendidikan setiap jenjang (SD,MI, SMP/MTs, SMA/MA/ dan SMK/MAK sederajat) namun untuk peserta didik akan dipilih secara sampling di setiap satuan pendidikan. Kegiatan rapat koordinasi Region 2 ini melibatkan unsur BSKAP, Kemendikbudristik, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang di ikuti oleh 102 peserta dari perwakilan 17 Provinsi, dan 29 orang peserta Tim Fasilitator Teknis Nasional serta 1 orang dari Staf Teknis Pusdarin Kemendikbud, 1 orang dari Staf Teknis Pusmendik, dan 1 orang Staf Tata Usaha Pusmendik. “Tutur Putra Maha Muda”






.jpeg)





