Mengarustamakan Moderasi Beragama Kegiatan PPKB GPAI Provinsi Gorontalo

Grand Q Hotel Gorontalo, 27 - 29 Januari 2022.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, March 26, 2018

Kepala SMP Negeri 2 Gorontalo
 (Bapak Abdurrahman Deu M.Pd) 

RENCANA TINDAK LANJUT (DISEMINASI)
Peningkatan Kompetensi Guru SMP Negeri 2 Gorontalo





Guru yang profesional hendaknya memiliki pula kemauan dan kemampuan untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya, mampu mengembangkan profesionalitasnya secara berkelanjutan sehingga dapat memenuhi persyaratan kenaikan pangkat sesuai dengan panduan terbaru perhitungan angka kredit jabatan guru. Peningkatan kompetensi guru salah satunya dapat ditempuh melalui pendidikan dan pelatihan (diklat). Diklat merupakan bentuk perhatian lembaga agar pegawainya memiliki kompetensi standar sehingga mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Untuk itulah Balai Diklat Keagamaan Manado sebagai penyelenggara diklat tingkat daerah di lingkungan kementerian Agama memiliki tugas meningkatkan kompetensi pegawai termasuk Guru Pendidikan Agama Islam baik yang sudah ASN maupun masih Honorer.
Dengan adanya peran dari lembaga Balai Diklat Keagamaan (BDK) Manado sebagai  pusat pelatihan Pengembangan Profesi Pendidik dapat mewujudkan harapan tersebut melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta implementasi/ pengimbasan  program yang yang sudah di ikuti oleh sebagian guru. Pokok-pokok rencana tindak lanjut memotret fakta lapangan menjadi keharusan yang dilakukan untuk menentukan program kegiatan, seperti memperkirakan target secara realistis, merumuskan strategi dan daya dukung serta menentukan waktu yang tepat untuk kegiatan tindak lanjut dalam mencapai tujuan.
Salah satu permasalahan yang dihadapi guru berkaitan dengan  peningkatan kompetensi guru adalah terbatasnya jumlah kuota peserta diklat setiap tahunnya dibandingkan dengan jumlah guru Pendidikan Agama Islam yang ada di Indonesia. Dengan demikian peluang untuk dapat mengikuti diklat di Balai Diklat Keagamaan secara tatap muka langsung sangatlah kecil. Melihat kenyataan ini maka diseminasi atau pengimbasan hasil diklat kepada rekan  sejawat di daerah  masing-masing memegang peranan  penting.  Diseminasi  hasil diklat dapat diartikan sebagai segala bentuk kegiatan penyebarluasan informasi atau hasil yang diperoleh selama mengikuti diklat kepada orang lain yang tidak secara langsung mengikuti diklat. Bentuk disiminasi bertujuan untuk menguraikan berbagai bentuk kegiatan diseminasi hasil diklat yang dapat digunakan sebagai upaya dalam mempercepat pemerataan akses informasi pendidikan khususnya diklat.
Saya salah satu peserta diklat Substantif Guru Pendidikan Agama Islam, telah melakukan Tindak Lanjut kegiatan diklat yang saya ikuti di Balai Diklat Keagamaan Manado (BDK). Yakni melakukan kegiatan Diseminasi di tempat saya mengajar (SMP Negeri 2 Gorontalo), Alhamdulillah saya berkoordinasi dengan bapak kepala SMP Negeri 2 Gorontalo tentang kegiatan dimaksud, responnya luar biasa sangat mendukung kegiatan diseminasi ini. Sesuai arahan dan bimbingan bapak kepala sekolah saya di berikan waktu 1 (satu) hari untuk melakukan diseminasi kepada guru Pend. Agama Islam dan guru mata pelajaran lain dengan jumlah 35 orang guru. Dalam sambutanya kepala SMP Negeri 2 Gorontalo (Bapak Dr. Abdurrahman Deu, M.Pd) memberikan Apresiasi dan mendukung kegiatan diseminasi ini sebagai tindak lanjut atau bentuk pengimbasan kepada teman-teman guru PAI dan Guru mata pelajaran lain yang tidak sempat ikut. Dengan materi pokok analisis SKL, KI, KD dan Indikator. Al-Quran dan Hadits serta Sejarah Nabi Muhammad Saw, Periode Mekah dan Madinah, Alhamdulillah kegiatan Diseminasi yang di jadwalkan hanya 1 (satu) hari bisa berjalan dengan lancar dan Sukses.

Kata kunci : Pemerataan, Akses Pendidikan, Diseminasi Hasil Diklat


Pemateri sedeng melakukan pembimbingan (Tadjwid)




Wednesday, March 21, 2018




NGOPI  (NGOBROL PENDIDIKAN ISLAM)
OLEH SEKSI PAIS KEMENANG KOTA GORONTALO
                                                  Hi. Abdurrasjid Nomba, S.Ag.  (Moderator) dan                                                             Bapak Hi. Dr. Drs. MarwanRazak, M.Pd (Pemateri)          


Taburlah satu pemikiran,
Anda akan menuai satu tindakan;
Taburlah satu tindakan,
Anda akan menuai satu kebiasaan.
Pendidikan adalah pintu utama dalam upaya menciptakan generasi bangsa yang berkualitas. Tanpa melalui pendidikan yang baik tidak akan pernah terwujud yang namanya aman, damai dan sejahtera. Dengan posisi yang sangat penting tersebut sudah selakayaknya pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Kota Gorontalo memberikan dan melakukan berbagai macam cara demi memajukan pendidikan yakni dapat menghasilkan manusia-manusia yang berakhlakul karimah.
Ngobrol Pendidikan Islam acara yang digagas oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kota Gorontalo Bapak Hi. Abdurrasjid Nomba, S.Ag, bekerja sama dengan KKG dan MGMP Kota Gorontalo dan melibatkan semua guru pendidikan Agama Islam jenjang SD dan SMP se Kota Gorontalo pada hari Rabu Tanggal 21 Maret 2018 ini merupakan kegiatan jejaring aspirasi dari semua guru Pendidikan Agama Islam. Sebagai nara sumber tunggal Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo (Bapak Dr. Drs, Hi. Marwan Razak, M.Pd.I), menawarkan berbagai macam moderasi pendidikan Islam diantaranya : Menerapkan fungsi Rohis di satuan pendidikan, sekolah Tahfiz dan sekolah Bermanasik. Inilah yang paling menarik dan urgen di bicarakan yakni sekolah bermanasik.
Karena belum pernah di lakukan di sekolah-sekolah umum seperti SD Negeri  maupun swasta  dan SMP Negeri maupun Swasta di Kota Gorontalo, dan konsep ini mendapat apresiasi dari semua Guru Pendidikan Agama Islam yang mendukung program ini. Karena itu menurut  Bapak  Dr. Drs, Hi. Marwan Razak, M.Pd.I,  Pendidikan agama adalah sumber awal atau ujung tombak guna membangun pendidikan karakter di kalangan peserta didik. Dimana strateginya semua  guru mata pelajaran bisa menyelipkan pendidikan karakter  saat pembelajaran dalam kelas. Karena pendidikan itu bukan semata-mata mengajarkan pelajaran atau pengetahuan, serta pengajaran ilmu pengetahuan seyogianya harus berbanding lurus dengan pendidikan karakter.
Hasil musyawarah Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) ini akan di tetapkan pada rapat kerja (Raker) yang Insya Allah Kementerian Agama Kota Gorontalo dalam waktu dekat akan di laksanakan. Dan akan di buatkan MOU dengan pemerinta Kota Gorontalo, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo serta pihak  perbankan (BANK Muamalat) sebagai sponsor program sekolah bermanasik. Harapan dari Bapak Marwan Razak, Guru Pendidikan Agama Islam itu sebagai agen perubahan sosial dan pembentuk karakter bangsa.
Guru PAI, YES…
 Guru PAI, BISA…
 Guru PAI, SEMANGAT...
 Man Jadda Wajada
“Siapa yang bersungguh-sungguh maka dia pasti berhasil”

Hi. Abdurrasjid Nomba, S.Ag. di dampinggi Bapak Sutarjo Paputungan, M.Pd.I 

20180321_135551.jpg
Peserta NGOPI  (Gobrol Pendidikan Islam)

By: Sutarjo Paputungan, M.Pd.I
GPAI SMP Negeri 2 Gorontalo

tarjopaputungan@gmail.com